Upcoming Event đź“… FELT 2027 Daftar!
Tropical beach

Our Work (Project)

Promoting Safe Schools Through Anti-Bullying Movement

Highlight

Berdasarkan The Global School-based Health Survey oleh WHO, menunjukkan bahwa 20,6% siswa Indonesia berusia 13 hingga 17 tahun mengalami perundungan dengan berbagai bentuk di lingkungan sekolah dan media sosial. 2/3 laki-laki dan perempuan berusia 13-17 tahun pernah mengalami paling tidak satu kekerasan dalam hidup mereka. 41% siswa berusia 15 tahun pernah mengalami perundungan setidaknya beberapa kali dalam sebulan. Pada capaian Asesmen Nasional, rata-rata sekolah di Indonesia sudah aman dari perundungan, namun capaian tersebut masih dibatas bawah dari capaian yang baik (Kemdikbudristek, 2023). Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman terhadap bullying, dampaknya, hingga intervensi yang mengikutsertakan seluruh kalangan termasuk gerakan anak muda dalam mengurangi kasus perundungan.

Objektif / Tujuan

  1. Mengidentifikasi pemahaman dan kesadaran masyarakat khususnya remaja dan pemangku kepentingan pendidikan terkait bullying di sekolah
  2. Mengidentifikasi dampak intervensi gerakan dan platform school bullying dalam mengurangi kasus bullying di daerah

Focus Area:

2024 / 2025

Promoting Safe Schools Through Anti-Bullying Movement

Mitra Strategis

Canada Fund for Local Initiatives (CFLI) / Fonds canadien d’initiatives locales (FCIL)

CFLI/ FCIL

Lokasi

Nasional

Publikasi

Mengurangi Bullying di Sekolah Melalui “Stop the School Bullying Platform (SSBF)” dan Gerakan Pemuda

Mengurangi Bullying di Sekolah Melalui “Stop the School Bullying Platform (SSBF)” dan Gerakan Pemuda

Publikasi ini bertujuan untuk: Perundungan di sekolah masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Berdasarkan data WHO, satu dari lima remaja

Baca
Memahami dan Mencegah Bullying – Modul Pembelajaran bagi Guru dan Siswa

Memahami dan Mencegah Bullying – Modul Pembelajaran bagi Guru dan Siswa

Modul ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang apa itu bullying, sekaligus membangun kesadaran di kalangan pelajar dan guru mengenai dampak negatif

Baca

Artikel Terkait

Belum ada.